Hari 4 - Cash Flow & Financial Planning
Hari 4 - Cash Disbursement
Hari 4 - Cash Budget & Financial Planning
Hari 4 - Cash Receipt
Hari 4 - Tidak ada nama
Tidak ada sertifikat
Dalam membuat laporan akuntansi, istilah cash flow pasti tidak asing. Secara umum, cash flow adalah upaya mencatat semua pemasukan dan pengeluaran. Pencatatannya pun merupakan komponen penting dalam bisnis perusahaan, termasuk pengaturan pemasukan dan pengeluaran pribadi.
Menurut situs Harvard Business School, cash flow adalah saldo bersih uang tunai yang masuk dan keluar pada periode tertentu. Di sini cash flow bisa positif atau negatif. Jika perusahaan memiliki lebih banyak uang yang masuk daripada keluar, arus kas tersebut positif. Sedangkan, jika perusahaan memiliki lebih banyak uang yang keluar daripada masuk ke dalamnya, artinya arus kas negatif.
Jenis Cash Flow
1. Cash Flow Operasi
Cara ini melihat pada kas bersih yang dihasilkan dari operasi bisnis normal perusahaan. Dalam perusahaan yang tumbuh dan berkembang secara aktif, arus kas positif diperlukan untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis.
2. Cash Flow Investasi
Cara ini melihat pada kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas terkait investasi perusahaan, seperti investasi dalam sekuritas, pembelian aset fisik seperti peralatan atau properti, atau penjualan aset. Di perusahaan sehat yang aktif berinvestasi dalam bisnis, angka ini sering mendapatkan tren negatif
3. Cash Flow Pembiayaan
Cara terakhir ini mengacu pada pergerakan kas antara perusahaan dan investor, pemilik, atau krediturnya. Sebab, ini adalah kas bersih yang dihasilkan untuk membiayai perusahaan dan mungkin termasuk pembayaran utang, ekuitas, dan dividen.
Selain itu, dalam membuat arus kas, ada dua metode yang dapat digunakan, antara lain:
- Metode langsung
Cara ini adalah membuat laporan arus kas dengan mengelompokkan kegiatan operasi ke dalam berbagai kategori. Misalnya menggolongkan aktivitas operasional berdasarkan jenis beban seperti beban utang dan bunga, beban penyusutan, beban sewa, beban gaji, dan sebagainya
- Metode Tidak Langsung
Cara ini adalah memusatkan perhatian pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi.
Masih penasaran dan ingin mengenal cash flow lebih jauh? Yuk, ikutan kelas pelatihannya di goKampus university. Di kelas “Cash Flow & Financial Planning”, Anda mendapatkan pelatihan dari pengajar berpengalaman di dunia keuangan lebih dari 10 tahun.
Kelas akan dibagi dalam 4 sesi pembelajaran dan Anda perlu mengikuti sesi-sesi tersebut sesuai urutan yang telah ditentukan. Di akhir sesi, ada kuis untuk menguji pemahaman Anda. Jika gagal dalam kuis, Anda bisa mengulangnya kembali. Segera daftarkan diri Anda.